Bobon Santoso Pensiun dari YouTube: Kisah Penjualan Channel Rp20 Miliar

Bobon Santoso Pensiun dari YouTube: Kisah Penjualan Channel Rp20 Miliar

Bobon Santoso pensiun dari dunia konten digital mengejutkan jutaan pengikutnya. Pengumuman ini datang melalui Instagram pada awal Februari 2026. Dia menawarkan channel YouTube miliknya, dengan hampir 18 juta subscriber, seharga Rp20 miliar. Keputusan ini memicu diskusi luas tentang kelelahan kreator konten. Banyak yang bertanya-tanya alasan di balik langkah besar ini. Artikel ini mengupas latar belakang, perjalanan karir, dan dampaknya terhadap industri. Anda akan menemukan wawasan mendalam tentang transisi seorang YouTuber sukses ke fase baru. Selain itu, reaksi publik menambah perspektif menarik. Mari telusuri cerita lengkapnya.

Siapa Bobon Santoso? Profil Singkat Sang Kreator Kuliner

Bobon Santoso lahir di Denpasar, Bali, pada 12 Juli 1988. Saat ini, dia berusia 37 tahun. Sebagai warga negara Indonesia, Bobon awalnya menjalani kehidupan biasa sebelum terjun ke dunia digital. Dia pernah menekuni bisnis di Bandung, tapi usaha itu gagal. Pengalaman itu mendorongnya beralih ke konten kreatif. Bobon dikenal sebagai kreator kuliner yang unik. Gayanya ekstrem, sering memasak dalam porsi raksasa. Kontennya mencakup mukbang hewan langka seperti kelelawar atau piranha.

Dia memulai channel YouTube pada 29 Januari 2019. Awalnya, video-video eksperimen gila mendominasi. Namun, Bobon berevolusi. Dia menciptakan misi “Kuali Merah Putih”. Program ini fokus membagikan makanan ke daerah terpencil, seperti Papua. Aksi sosial ini meningkatkan popularitasnya. Selain YouTube, Bobon aktif di Instagram dengan jutaan follower. Kehidupan pribadinya juga menarik perhatian. Pada 2025, dia memeluk Islam setelah dibimbing Ustadz Derry Sulaiman. Sebelumnya, Bobon beragama Kristen. Perubahan ini menambah dimensi spiritual pada karirnya.

Bobon menikah dan punya anak. Istri serta keluarganya jarang tampil di konten. Namun, dukungan mereka terlihat dalam perjalanan karirnya. Sebagai pebisnis, dia kini merintis usaha di luar digital. Ini termasuk rencana bisnis sabung ayam di Bali, meski kontroversial. Profilnya mencerminkan perpaduan antara hiburan, sosial, dan bisnis. Bobon Santoso pensiun mungkin menandai akhir era, tapi warisannya tetap kuat.

Perjalanan Karir Bobon Santoso di YouTube

Bobon memulai karir YouTube dari nol. Pada 2019, dia unggah video pertama di Bali. Konten awal fokus pada challenge ekstrem. Misalnya, berendam di rendang atau mukbang makanan aneh. Strategi ini cepat viral. Subscriber melonjak dalam hitungan bulan. Bobon pintar memanfaatkan tren. Dia kolaborasi dengan selebriti seperti Luna Maya. Satu video bersama Luna bahkan viral karena efek samping lucu.

Seiring waktu, kontennya matang. Dari hiburan semata, Bobon tambah elemen sosial. Misi Kuali Merah Putih lahir. Dia masak besar-besaran di pedalaman Papua. Ribuan warga menikmati makanan gratis. Aksi ini tak hanya hibur, tapi inspirasi. Viewer melihat sisi humanis Bobon. Channelnya capai 17,7 juta subscriber pada 2026. Video-viewer rata-rata jutaan. Pendapatan dari adsense dan sponsor melimpah.

Namun, karir ini tak tanpa tantangan. Konten ekstrem sering kontroversial. Beberapa kritik kesehatan atau etika. Bobon respons dengan adaptasi. Dia kurangi elemen berbahaya, fokus positif. Kolaborasi dengan brand besar ikut naikkan kredibilitas. Dari YouTuber lokal, Bobon jadi ikon nasional. Perjalanan ini tunjukkan dedikasi. Bobon Santoso pensiun datang di puncak, tapi mungkin karena beban.

Pengumuman Pensiun yang Mengejutkan

Pengumuman Bobon Santoso pensiun datang tiba-tiba. Pada 5 Februari 2026, dia unggah di Instagram. “Tahun ini gw memutuskan untuk pensiun di platform YouTube,” tulisnya. Dia tambah rencana jual channel. Harga patok Rp20 miliar, nego tipis. Unggahan ini langsung viral. Jutaan viewer bereaksi dalam jam pertama.

Bobon tekankan keseriusan. “BTW ini seriusan,” katanya. Dia harap channel laku cepat. Jika tidak, dia pertimbangkan ulang. Pengumuman ini ikuti pola kontennya: langsung dan tanpa basa-basi. Banyak spekulasi muncul. Apakah gimik? Atau keputusan matang? Fakta channel punya 17,7 juta subscriber jadi sorotan. Ini aset digital berharga.

Reaksi awal campur aduk. Penggemar setia kecewa. Mereka ingat konten ikonik. Namun, dukungan juga mengalir. Bobon Santoso pensiun jadi topik hangat di media. Berita liput Detik hingga Liputan6. Ini tunjukkan pengaruhnya besar.

Alasan Bobon Santoso Memutuskan Pensiun

Bobon ungkap alasan utama: lelah. “Sudah ke tahap lelah saja,” katanya dalam wawancara. Setelah tujuh tahun, tekanan konten konstan membebani. Jadwal syuting ketat, edit video, dan interaksi publik capekkan. Bobon ingin rehat total dari YouTube.

Selain itu, prioritas bergeser. Sejak mualaf pada 2025, Bobon fokus spiritual. Dia rintis bisnis baru, seperti peternakan ayam di Bali. Ini beri kebebasan lebih. Pendapatan YouTube mungkin menurun akibat algoritma berubah. Namun, Bobon tak konfirmasi ini. Dia tekankan keputusan pribadi, bukan paksaan.

Faktor lain: keluarga. Bobon ingin lebih banyak waktu bersama istri dan anak. Karir digital sering pisahkan dia dari rumah. Pensiun beri kesempatan itu. Bobon Santoso pensiun bukan akhir, tapi transisi. Dia tetap aktif di Instagram, tapi tanpa tekanan YouTube.

Detail Penjualan Akun YouTube Senilai Rp20 Miliar

Penjualan channel jadi bagian kunci. Bobon tawarkan akun dengan hampir 18 juta subscriber. Harga Rp20 miliar nego. Ini setara sekitar USD 1,3 juta. Nilai tinggi karena basis pengikut besar. Channel punya video ratusan, view miliaran.

Mekanisme jual belum detail. YouTube larang jual akun langsung. Namun, praktik ini umum via transfer kepemilikan. Pembeli potensial: brand atau kreator lain. Mereka bisa rebrand channel. Risiko: subscriber drop tanpa Bobon. Netizen prediksi ini.

Bobon harap laku cepat. Jika tidak, dia pertimbangkan alternatif. Penjualan ini unik di Indonesia. Jarang kreator jual aset sebesar ini. Bobon Santoso pensiun lewat cara ini tunjukkan strategi bisnis cerdas.

Reaksi Netizen dan Publik terhadap Keputusan Ini

Netizen bereaksi beragam. Banyak kecewa. “Jangan pensiun, Bang,” komentar ribuan di Instagram. Mereka rindu konten masak besar. Beberapa anggap gimik, seperti “Ini pasti prank.” Namun, Bobon tekankan serius.

Kritik juga muncul. Netizen bilang pembeli rugi. “Subscriber bakal kabur tanpa Bobon,” tulis satu akun. Prediksi engagement turun tajam. Dukungan datang dari sesama kreator. Mereka paham kelelahan industri. Media liput luas, tingkatkan buzz.

Secara keseluruhan, reaksi positif dominan. Penggemar doakan sukses fase baru. Bobon Santoso pensiun jadi inspirasi. Banyak diskus batas karir digital.

Implikasi bagi Industri Konten Kreator di Indonesia

Keputusan Bobon pengaruh industri. Ini sorot burnout kreator. Banyak alami tekanan serupa. Pensiun di puncak ingatkan diversifikasi. Kreator mulai bangun bisnis offline.

Penjualan akun buka tren baru. Aset digital jadi komoditas. Namun, risikonya tinggi. YouTube bisa suspend akun transfer. Industri Indonesia tumbuh. Subscriber lokal capai miliaran. Kasus Bobon dorong regulasi lebih baik.

Selain itu, ini motivasi kreator muda. Sukses butuh inovasi, tapi kesehatan prioritas. Bobon Santoso pensiun ubah pandang karir digital.

Apa Rencana Bobon Santoso Selanjutnya?

Bobon tak berhenti total. Dia rintis bisnis sabung ayam di Bali. Ini lanjut passion peternakan. Selain itu, fokus keluarga dan spiritual. Instagram tetap aktif untuk update pribadi.

Mungkin kolaborasi selektif. Bobon bisa jadi mentor kreator muda. Aksi sosial lanjut via Kuali Merah Putih. Dia tak tutup pintu comeback. “Kalo belum laku, gw pertimbangkan lagi,” katanya. Masa depan cerah di luar YouTube.

Kesimpulan

Bobon Santoso pensiun dari YouTube menandai akhir babak sukses. Dari kreator kuliner ekstrem hingga ikon sosial, perjalanannya inspiratif. Alasan lelah dan prioritas baru masuk akal. Penjualan channel Rp20 miliar tambah drama. Reaksi publik tunjukkan pengaruhnya besar. Industri belajar dari ini. Ikuti update terbaru tentang Bobon melalui media sosial resmi. Bagaimana pendapat Anda? Bagikan di komentar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *